Cuplikan orasi SBIPT

Share

19 Oktober 2025

Cuplikan orasi SBIPT Konferensi Pers Serikat Buruh Perawat Industri di Taiwan (By Arrey)

Tema: Lawan Monopoli dan Jual Beli Job oleh Agensi

Saudara-saudara sekalian, rekan media, dan para pejuang kemanusiaan,

Hari ini kami, Serikat Buruh Perawat di Taiwan dengan satu suara menyuarakan kenyataan pahit yang telah lama kami alami.

Kami ingin dunia tahu bahwa sistem penempatan pekerja migran, terutama perawat, sedang dikuasai oleh praktik monopoli dan jual beli job yang tidak manusiawi.

Kami ingin bicara tentang apa yang sesungguhnya terjadi bahwa terlalu banyak dari kami yang harus membayar mahal demi sebuah kesempatan kerja, baik di kantor penyalur di Indonesia maupun agensi di Taiwan.

Di hadapan kami, pekerjaan tidak lagi ditentukan oleh kemampuan, keahlian, atau pengalaman, tetapi oleh siapa yang mampu membayar lebih.

Bahkan setelah sampai di Taiwan, penderitaan kami tidak berhenti. Ketika majikan memutus kontrak atau pekerja ingin pindah agensi, kami kembali berhadapan dengan biaya tambahan. Bahkan untuk sekadar pindah agensi pun, ada “tarif” yang tidak resmi tapi wajib dibayar.

Jika kami tidak membayar, proses menjadi sangat lambat bisa berbulan-bulan tanpa kepastian, tanpa penghasilan. Kami dibiarkan menggantung di antara janji-janji kosong.

Kenyataannya di Kantor DHSC jumlah majikan yang mencari pekerja mandiri tanpa agensi sangat sedikit.

Kondisi ini dimanfaatkan oleh agensi untuk memperkuat monopoli dan menekan PMI agar tunduk pada sistem yang tidak adil.

Bahkan mereka yang mencoba bertahan tanpa agensi kerap dipersulit, seolah tidak ada ruang bagi pekerja untuk mandiri.

Kami, para perawat migran, bukanlah komoditas.

Kami adalah tenaga profesional yang bekerja dengan hati, menjaga kehidupan manusia setiap hari baik di rumah-rumah lansia, rumah sakit, maupun panti perawatan.

Namun, sistem agensi yang penuh praktik kotor telah merampas hak kami untuk bekerja dengan bermartabat.

Oleh karena itu, kami menuntut: 1. Dihentikannya praktik jual beli job di seluruh rantai penempatan tenaga kerja migran, dari Indonesia hingga Taiwan. 2. Transparansi dan pengawasan ketat dari pemerintah kedua negara terhadap proses penempatan dan perpindahan agensi. 3. Dihapusnya pungutan biaya ilegal dalam proses pindah agensi atau penempatan ulang. 4. Dibukanya akses penempatan mandiri bagi pekerja migran tanpa perantara agensi. 5. Penegakan hukum dan sanksi tegas bagi agensi atau pihak yang memperdagangkan kesempatan kerja.

Kami percaya kesejahteraan pekerja migran adalah fondasi hubungan Indonesia Taiwan yang bermartabat dan berkeadilan. Kami tidak akan diam sampai sistem yang menindas ini berubah.

Kami tidak akan berhenti sampai setiap perawat migran dihormati sebagaimana manusia yang berhak atas hidup layak.

Hidup Pekerja Migran! Hidup Perawat Indonesia! Hidup SBIPT!

Tentang SBIPT 📍https://linktr.ee/sbipt

Email SBIPT; 🌐https://www.serikatpmi.com

SBIPT ; BERDAYA SEJAHTERA TERLINDUNGI ❤️

Read more