SBIPT Bersama MENT Desak Hapus Batas Masa Kerja dan Tolak Kebijakan Eksploitatif PTTM

Share
SBIPT Bersama MENT Desak Hapus Batas Masa Kerja dan Tolak Kebijakan Eksploitatif PTTM

💥SIARAN PERS SBIPT Bersama MENT Desak Hapus Batas Masa Kerja dan Tolak Kebijakan Eksploitatif PTTM

Taipei, 2 November 2025

Hari ini, Minggu 2 November 2025, Migrant Empowerment Network in Taiwan (MENT) menggelar konferensi pers di depan gedung Ministry of Labor (MOL) Taiwan sebagai bagian dari rangkaian RALLY Migran Desember 2025.

🔷Dalam aksi ini, Serikat Buruh Industri Perawat Taiwan (SBIPT) yang juga sebagai anggota dari MENT menyampaikan orasi yang menyoroti persoalan serius yang dihadapi pekerja migran sektor perawatan.

Perwakilan SBIPT,Marni, menegaskan bahwa pekerja migran hari ini bukan datang untuk melawan, melainkan untuk mengajak pemerintah melihat kenyataan di lapangan.

“Kami adalah tulang punggung industri dan keluarga pasien di Taiwan. Kami bekerja keras, tapi belum mendapat hak yang layak,” tegas Marni.

Program Pekerja Teknis Tingkat Menengah (PTTM) yang seharusnya memberi harapan baru justru memunculkan persoalan baru. Banyak pekerja sulit mendapat pekerjaan karena majikan enggan merekrut PTTM akibat kewajiban gaji lebih tinggi dan pungutan satu bulan gaji yang dilegalkan pemerintah untuk agensi.

Kebijakan ini menjerat pekerja dalam lingkaran ketidakpastian dan eksploitasi.

🛑SBIPT bersama MENT menyerukan hapus batas masa kerja, hentikan pungli atas nama aturan, dan hormati hak-hak pekerja migran!

“Kami ingin bekerja manusiawi, bergaji layak, dan diperlakukan adil. Kami bukan budak — kami mitra sejajar dalam membangun Taiwan!”

💢SBIPT juga mengajak kawan kawan agar bergabung di acara puncak RALLY MIGRANT tanggal 7 Desember nanti. Rute Aksi 👇👇; https://maps.app.goo.gl/aEMiWm5GUyTii5Xt5

Sampai berjumpa di Desember nanti kawan..

Salam SBIPT Berdaya Sejahtera Terlindungi

Link sbipt; 📍https://linktr.ee/sbipt

Website; https://www.serikatpmi.com

Read more