SBIPT tidak pernah bekerja sendiri dalam mendampingi PMI yang menghadapi masalah.

Share
SBIPT tidak pernah bekerja sendiri dalam mendampingi PMI yang menghadapi masalah.

10 Maret 2026

SBIPT tidak pernah bekerja sendiri dalam mendampingi PMI yang menghadapi masalah. =========================== Kasus Tuti yang saat ini sakit menjadi contoh pentingnya solidaritas antar komunitas.

Pada 3 Maret, SBIPT dihubungi GANAS COMMUNITY setelah mendapat informasi dari kawan Paguyuban Banten mengenai seorang PMI yang sakit.

Paguyuban tersebut bahkan telah membantu melakukan penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian.Hari itu juga SBIPT menghubungi yang bersangkutan melalui video call untuk mengetahui kondisi awal.

Pada 4 Maret, karena keterbatasan waktu anggota SBIPT yang juga bekerja, kami meminta bantuan SEBIMA untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit guna memastikan kondisi pasien.

Selanjutnya pada 7 Maret, hasil temuan dan data kasus dilaporkan kepada KP2MI dan KDEI. Pada 8 Maret, KP2MI menginformasikan bahwa pihak P3MI akan dipanggil untuk koordinasi terkait kasus ini.KDEI melalui staff ATNAKER juga sudah menghubungi Tuti.

SBIPT juga terus melakukan pemantauan berkala melalui video call.Dan informasi dari Tuti untuk masalah pembiayaan terselesaikan tanpa dia keluarkan satu NT pun termasuk tiket kepulangan ke Indonesia.Iya..Tuti pulang dengan pertimbangan bahwa untuk bisa sembuh perlu waktu dan tidak bisa ditentukan sehingga untuk bisa bekerja kembali apalagi kembali dimajikan yang sama jelas ada kendala

Kasus ini menunjukkan bahwa pendampingan tidak bisa dilakukan sendiri.Persatuan, solidaritas, dan kerja sama antar komunitas PMI di Taiwan adalah kunci untuk saling melindungi.

Read more