Ketimpangan Upah PRT Migran di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Tenaga Perawatan Taiwan

Share
Ketimpangan Upah PRT Migran di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Tenaga Perawatan Taiwan

04 Agustus 2026

Ketimpangan Upah PRT Migran di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Tenaga Perawatan Taiwan

Upah minimum pekerja sektor formal Taiwan diperkirakan kembali naik minimal 5% pada 2027. Jika dihitung dari NT$29.500, maka upah minimum akan menjadi sekitar NT$30.975.

Sementara itu, gaji Pekerja Rumah Tangga (PRT) migran masih bertahan di NT$20.000 sejak 2022. Artinya, gaji PRT hanya sekitar 64,57% dari upah minimum sektor formal.

Di sisi lain, kebutuhan Taiwan terhadap pekerja rumah tangga migran terus meningkat seiring bertambahnya jumlah lansia dan kebutuhan layanan perawatan di rumah.

Namun, peningkatan kebutuhan tenaga kerja belum diikuti dengan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan bagi para PRT migran.

Sejak berdiri pada 2024, SBIPT telah menyampaikan aspirasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan agar gaji PRT dinaikkan. Dalam berbagai aksi massa dan dialog kebijakan, SBIPT terus menyuarakan pentingnya keadilan bagi PRT.

Ke depan, SBIPT akan terus memperjuangkan agar PRT memperoleh perlindungan setara di bawah undang-undang ketenagakerjaan Taiwan, termasuk hak atas upah minimum yang layak dan perlindungan kerja bagi seluruh pekerja.

Untuk itu mari bersama SBIPT dukung kenaikan upah PRT dengan isi petisi sebagai bentuk solidaritas kalian semua

Link petisi👇:

https://forms.gle/FmkDkQByWQCdDoUT7

Mari bersama kita dukung kenaikan gaji PRT Migran Taiwan

SBIPT BERDAYA SEJAHTERA TERLINDUNGI

Read more