SBIPT Dampingi PMI Penderita Kanker Serviks Bertahan di Taiwan untuk Melanjutkan…
07 Agustus 2026
SBIPT Dampingi PMI Penderita Kanker Serviks Bertahan di Taiwan untuk Melanjutkan Pengobatan ===========================================
SBIPT mendampingi Riya(nama samaran), PMI asal Banyuwangi Jatim yang didiagnosis kanker serviks stadium 2 setelah bekerja di Taiwan sejak 21 Maret 2026. Sebelum berangkat, Riya mengeluarkan biaya secara cash kepada P3MI.
Namun baru beberapa bulan bekerja kondisi kesehatannya memburuk,Riya didiagnosis kanker serviks stadium 2 Namun disaat sakit justru majikan dan agensinya mengarahkan agar pulang ke Indonesia
Merasa haknya terancam, ia melapor kepada SBIPT dan Layanan 1955. Setelah dilakukan pendampingan, Riya akhirnya tidak dipulangkan dan pada 31 Juli 2026 dapat masuk ke Shelter NGO yang direkomendasikan SBIPT untuk melanjutkan pengobatan di Taiwan.
SBIPT menegaskan bahwa PMI yang menderita sakit berat berhak memperoleh perlindungan dan akses pengobatan yang layak. Tidak seharusnya pekerja dipulangkan begitu saja tanpa memastikan hak-haknya terpenuhi.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pendampingan, pelaporan, dan koordinasi agar PMI tetap mendapatkan perlindungan selama menjalani proses pengobatan.
👉 Untuk konsultasi silahkan hub Tim Advokasi dan Humas: • Ribut +886 967 084 647 • Ari +62 851 3243 8106
📌 Informasi tentang SBIPT (daftar anggota, grup sharing tentang ketenagakerjaan Taiwan dan lainnya) silakan klik di sini: https://linktr.ee/sbipt
SBIPT BERDAYA SEJAHTERA TERLINDUNGI
